
Credit image: Freepix
Musim kembali ke sekolah selalu menjadi masa populer bagi para penipu untuk mencuri uang dan data dari orang tua maupun siswa.
Namun, tren saat ini semakin mengkhawatirkan dengan adanya alat-alat canggih seperti AI dan deepfake. Serangan kini dapat diproduksi dengan lebih mudah, cepat, dan dalam skala yang lebih besar, serta konten palsu yang semakin sulit dibedakan.
Selain itu, para penipu sering kali menargetkan ponsel pintar karena kombinasi layar yang lebih kecil dan kemudahan penggunaan membuat serangan phishing.
Misalnya, menjadi empat kali lebih berhasil. Hal ini menunjukkan pentingnya bagi siswa dan orang tua untuk memahami trik-trik baru para penipu dan memiliki perlindungan siber yang andal.
Baca juga: Perundungan Online Sekolah |
Penipuan yang Perlu Diwaspadai
Berikut adalah beberapa jenis penipuan paling umum yang menargetkan pengguna ponsel pintar selama musim kembali ke sekolah:
Penipuan Phising: “Sekolah Butuh Data Anda, Sekarang Juga!”
Penipu mencoba menipu individu untuk mengunduh malware atau mengungkapkan informasi sensitif mereka melalui pesan yang seolah-olah berasal dari institusi tepercaya. Mereka sering menciptakan rasa urgensi palsu agar korban bertindak cepat.
Dalam konteks musim sekolah, penipu sering menyamar sebagai perwakilan sekolah, mengklaim bahwa siswa yang ditargetkan memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan keuangan, atau bahwa akun sekolah mereka telah kedaluwarsa.
Penipuan Pengiriman Barang: “Pengiriman Anda Gagal Tiba!”
Memperkirakan tingginya aktivitas belanja online, penipu akan mengirim pesan palsu yang menyamar sebagai penyedia layanan pengiriman barang yang sah.
Biasanya, mereka mengklaim bahwa pengiriman telah gagal dan meminta informasi pribadi/finansial atau pembayaran sejumlah kecil biaya untuk menjadwalkan ulang.
Pesan semacam ini juga sering berisi tautan untuk mengunduh aplikasi pelacakan paket, yang sebenarnya adalah malware.
Penipuan Belanja Online: “Harga Terbaik Ada di Sini!”
Penipu sering membuat toko online palsu yang terlihat meyakinkan atau meniru pasar online yang sah untuk menipu pengunjung agar membeli produk yang tidak ada atau palsu, seperti pakaian, elektronik, atau perlengkapan sekolah.
Tentu saja, toko palsu ini menawarkan diskon besar-besaran atau penawaran yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.
Penipuan Biaya Awal (Advanced Fee Scams): “Anda Berhak Mendapat Manfaat, Tapi Kami Butuh Sedikit Biaya Dulu!”
Dalam penipuan ini, penipu menjanjikan manfaat, seperti beasiswa, keringanan pinjaman mahasiswa, atau voucher kembali ke sekolah, dengan imbalan pembayaran di muka.
Namun, manfaat tersebut tidak pernah ada, dan penipu biasanya menghilang setelah korban membayar “biaya.”
Penipuan Pajak Mahasiswa: “Ada Pajak Mahasiswa yang Harus Dibayar, Segera Bayar atau Hadapi Konsekuensinya!”
Siswa (atau orang tua mereka) yang akan memasuki perguruan tinggi mungkin menerima pesan penipuan di mana penipu yang mengaku dari pemerintah mengklaim adanya pajak mahasiswa yang harus dibayar. Pajak ini sebenarnya tidak ada, dan ini hanyalah upaya penipuan.
Baca juga: Melindungi Sekolah dari Serangan Siber |
Cara Tetap Aman
Siswa dan orang tua harus menyadari bahwa musim kembali ke sekolah adalah waktu yang menarik bagi para penipu. Tetaplah waspada dan jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan. Periksa pesan yang mencurigakan dengan cermat, termasuk alamat email pengirim dan tautan yang dilampirkan.
Karena penipuan semakin canggih dan pengguna ponsel pintar lebih rentan, jangan hanya mengandalkan kemampuan Anda untuk mendeteksi penipuan. Memiliki perlindungan ponsel yang andal, yang berbasis pada pendekatan pencegahan, adalah hal yang penting.
Aplikasi keamanan siber untuk ponsel pintar dapat melindungi pengguna dari berbagai ancaman, termasuk malware dan tautan phishing. Fitur-fitur yang penting untuk dicari antara lain:
- Antivirus: Memindai aplikasi dan file untuk mendeteksi malware.
- Anti Phising: Melindungi dari situs web berbahaya yang mencoba mendapatkan informasi sensitif Anda.
- Payment Protection: Menambahkan lapisan keamanan ekstra untuk aplikasi perbankan seluler dan pembayaran online.
- Anti Theft: Melacak perangkat yang hilang atau dicuri dan mencatat upaya tidak sah untuk membuka ponsel.
Dengan persiapan yang matang dan perlindungan yang tepat, Anda dapat menghadapi musim kembali ke sekolah dengan tenang dan aman, baik saat berbelanja perlengkapan, menjelajahi internet, maupun berkomunikasi online.
Baca artikel lainnya:
- 4 Prinsip Utama Mengatasi Perundungan di Sekolah
- Ponsel Buat Anak Sakit Fisik Mental dan Sosial
- Manipulasi Psikologis di Balik Serangan Social Engineering Anak
- Cyberbullying Ancaman Kejahatan Siber yang Menghantui Dunia Digital
- Menuntaskan Ancaman Siber di Lembaga Pendidikan
- Lembaga Pendidikan Salah Satu Sektor Paling Sering Diserang
- Pelajar Riskan Terancam Kejahatan Siber
- Tips Pendidikan Jarak Jauh untuk Pendidik dan Orangtua
- Aplikasi Pengasuhan Digital Terbaik
- Mengatasi FOMO pada Anak di Era Digital
Sumber berita: