Image credit: Magnific
Menghapus atau Menonaktifkan Akun Instagram – Instagram masih menjadi salah satu media sosial paling populer di dunia dengan miliaran pengguna aktif setiap bulan.
Namun, tidak sedikit pengguna yang mulai mempertimbangkan untuk mengurangi penggunaan media sosial, mengambil jeda sementara, atau bahkan meninggalkan Instagram sepenuhnya.
Alasannya beragam. Sebagian ingin lebih fokus pada kehidupan nyata dan produktivitas, sebagian lainnya memiliki kekhawatiran terkait privasi dan keamanan data. Ada pula yang merasa sudah tidak lagi membutuhkan platform tersebut dan ingin memulai babak baru tanpa Instagram.
Apa pun alasannya, Instagram menyediakan dua pilihan bagi pengguna yang ingin berhenti menggunakan layanannya, yaitu menonaktifkan akun sementara (deactivate) atau menghapus akun secara permanen (delete).
Sebelum mengambil keputusan, penting untuk memahami perbedaan keduanya serta dampaknya terhadap data dan akun yang Anda miliki.
Apa Bedanya?
Banyak pengguna mengira bahwa menonaktifkan akun dan menghapus akun adalah hal yang sama. Padahal keduanya memiliki konsekuensi yang berbeda.
Menonaktifkan Akun (Deactivate)
Menonaktifkan akun merupakan pilihan sementara. Saat akun dinonaktifkan:
- Profil Anda tidak akan terlihat oleh pengguna lain.
- Foto, video, komentar, dan tanda suka akan disembunyikan.
- Anda dapat mengaktifkan kembali akun kapan saja dengan login kembali.
Pilihan ini cocok bagi pengguna yang hanya ingin beristirahat dari Instagram tanpa kehilangan data dan riwayat aktivitas.
|
Baca juga: AI Beri Kekuatan Super Metode Penipuan Lama |
Menghapus Akun (Delete)
Menghapus akun adalah pilihan permanen.
Jika Anda memilih opsi ini:
- Profil akan dihapus secara permanen.
- Seluruh foto dan video yang pernah diunggah akan dihapus.
- Komentar dan tanda suka yang pernah diberikan akan ikut hilang.
- Setelah masa tenggang berakhir, akun tidak dapat dipulihkan kembali.
Jika Anda masih ragu, menonaktifkan akun sementara biasanya menjadi pilihan yang lebih aman.
Yang Harus Dilakukan Sebelum Menghapus Akun
Sebelum menghapus akun Instagram, ada beberapa langkah penting yang sebaiknya dilakukan terlebih dahulu.
1. Unduh Data Instagram Anda
Instagram memungkinkan pengguna mengunduh salinan data yang tersimpan di platform, termasuk:
- Foto
- Video
- Riwayat aktivitas
- Informasi akun
Proses ini dapat dilakukan melalui:
Pusat Akun (Accounts Center) → Informasi dan Izin Anda → Ekspor Informasi
Perlu diketahui bahwa proses pembuatan arsip data dapat memerlukan waktu hingga beberapa hari tergantung jumlah data yang dimiliki.
2. Putuskan Koneksi dengan Aplikasi Pihak Ketiga
Beberapa aplikasi menggunakan akun Instagram sebagai metode login.
Sebelum menghapus akun:
Periksa aplikasi yang terhubung.
Cabut akses aplikasi yang tidak lagi digunakan.
Pastikan Anda masih dapat mengakses layanan tersebut menggunakan metode login lain.
3. Periksa Langganan yang Masih Aktif
Jika terdapat layanan berlangganan yang terhubung dengan akun Instagram, pastikan seluruh pembayaran otomatis telah dihentikan terlebih dahulu.
4. Perhatikan Akun yang Terhubung
Menghapus akun Instagram tidak otomatis menghapus akun Facebook atau Threads.
Namun, jika Anda menggunakan sistem login terhubung, mungkin diperlukan proses verifikasi ulang pada layanan terkait.
Cara Menghapus Akun Instagram Melalui Ponsel
Baik pengguna Android maupun iPhone dapat mengikuti langkah berikut:
- Buka Profil.
- Pilih Menu (☰).
- Masuk ke Accounts Center.
- Pilih Manage Accounts.
- Pilih akun yang ingin dihapus.
- Pilih Deactivation or Deletion.
- Masukkan kata sandi.
- Konfirmasikan penghapusan akun.
- Cara Menghapus Akun Instagram Melalui Komputer
Jika menggunakan browser:
- Login ke Instagram.
- Pilih More (☰).
- Klik Settings.
- Buka Accounts Center.
- Pilih Manage Accounts.
- Ikuti proses penghapusan akun hingga selesai.
- Apa yang Terjadi Setelah Akun Dihapus?
Setelah permintaan penghapusan diajukan, akun akan langsung disembunyikan dari publik.
Namun Instagram masih memberikan masa tenggang selama 30 hari.
Selama periode tersebut:
- Anda masih dapat login kembali.
- Permintaan penghapusan dapat dibatalkan.
- Seluruh data masih berada dalam sistem Instagram.
Setelah masa 30 hari berakhir:
- Penghapusan menjadi permanen.
- Akun tidak dapat dipulihkan kembali.
- Sebagian data cadangan mungkin masih tersimpan sementara untuk keperluan hukum dan kepatuhan internal, namun tidak lagi dapat diakses publik.
Perlu diketahui bahwa pesan yang pernah Anda kirim kepada pengguna lain kemungkinan masih akan terlihat di kotak masuk mereka meskipun akun Anda telah dihapus.
Tidak Bisa Login? Jangan Langsung Hapus Akun
Jika Anda tidak dapat masuk ke akun karena lupa kata sandi, gunakan fitur:
“Forgot Password?” untuk melakukan reset terlebih dahulu.
Namun jika akun diduga telah diretas, langkah terbaik bukan langsung menghapus akun, melainkan memulihkannya terlebih dahulu melalui pusat bantuan Instagram.
Semakin cepat proses pemulihan dilakukan, semakin besar peluang akun dapat dikembalikan sebelum disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Mengapa Akun yang Tidak Digunakan Tetap Berisiko?
Banyak orang membiarkan akun media sosial lama tetap aktif meskipun sudah tidak digunakan lagi.
Padahal akun yang tidak aktif sering menjadi sasaran empuk bagi pelaku kejahatan siber.
Jika berhasil diambil alih, akun tersebut dapat digunakan untuk:
- Menyebarkan spam.
- Melakukan penipuan.
- Menghubungi teman atau pengikut korban.
- Menyebarkan tautan berbahaya.
Karena pemilik akun sudah jarang login, aktivitas mencurigakan sering kali tidak segera terdeteksi.
Tingkatkan Keamanan Sebelum Meninggalkan Instagram
Sebelum menonaktifkan atau menghapus akun, lakukan beberapa langkah berikut:
- Ganti kata sandi lama yang pernah digunakan di berbagai layanan.
- Gunakan kata sandi yang unik dan kuat.
- Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA).
- Tinjau kembali perangkat yang masih memiliki akses ke akun.
- Cabut akses aplikasi yang tidak lagi digunakan.
Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi risiko penyalahgunaan akun, baik sebelum maupun sesudah Anda meninggalkan platform.
Pikirkan Baik-baik
Keputusan untuk meninggalkan Instagram sepenuhnya atau hanya beristirahat sementara merupakan pilihan pribadi setiap pengguna.
Namun sebelum mengambil langkah tersebut, pastikan Anda memahami perbedaan antara menonaktifkan akun dan menghapus akun secara permanen.
Jika Anda hanya ingin mengambil jeda, menonaktifkan akun adalah pilihan yang paling fleksibel. Namun jika Anda benar-benar ingin meninggalkan platform, pastikan seluruh data penting telah dicadangkan, akun yang terhubung telah diperiksa, dan pengaturan keamanan telah diperbarui.
Pada akhirnya, yang terpenting bukan hanya bagaimana Anda meninggalkan Instagram, tetapi juga bagaimana Anda tetap menjaga keamanan identitas digital dan data pribadi Anda setelahnya.
Baca artikel lainnya:
- Stop Spam di Router
- Ancaman Pemerasan Digital di Era Kecerdasan Buatan (AI)
- DeepLoad Malware AI Nir-Lelah
- Melindungi Workload Cloud di Era DORA
- Senjata Utama di Balik Invasi Ransomware Modern
- Aksi Nyata Intelijen Ancaman
- 5 Teknik Serangan Utama yang Berbasis AI
- Bahaya di Balik Situs Kloningan
- Bahaya Salin Tempel Perintah
- Rapuhnya Teknologi Facial Recognition
- ESET AI Advisor Revolusi Keamanan Siber Berbasis GenAI
Sumber berita:
