Image credit: Magnific
Keunggulan ESET PROTECT Enterprise Cloud – Platform ESET PROTECT Enterprise Cloud kembali mencatatkan prestasi gemilang
Dengan mengamankan posisi sebagai Certified Leader dalam pengujian Endpoint Prevention and Response (EPR) yang dilakukan oleh lembaga independen AV-Comparatives selama tujuh tahun berturut-turut.
Dari 14 vendor yang diuji, produk tersebut masuk ke dalam jajaran empat vendor teratas yang berada di kuadran kanan atas grafik AV-Comparatives. Secara keseluruhan, hanya ada 11 vendor yang berhasil mengantongi sertifikasi tahun ini, sementara tiga vendor lainnya gagal lulus dan memilih untuk meminta anonimitas.
Keberhasilan ini menegaskan efektivitas perlindungan yang ditawarkan dalam mengantisipasi ancaman siber modern yang semakin kompleks tanpa membebani efisiensi operasional perusahaan.
Mengapa Pengujian Pihak Ketiga Sangat Penting?
Laboratorium pengujian independen hadir untuk memberikan pandangan yang transparan dan tidak bias mengenai seberapa baik dan yang lebih krusial, apakah produk keamanan siber benar-benar berfungsi di dunia nyata.
Bagi pembeli di tingkat korporasi (enterprise), hasil pengujian ini menjadi bukti nilai (proof of value) yang objektif. Analis industri juga memanfaatkan informasi dari laboratorium independen untuk memberikan wawasan berkualitas tinggi kepada klien mereka.
Dengan memilih produk dari 11 vendor bersertifikat, organisasi dapat memastikan bahwa solusi yang mereka adopsi terbukti efektif dan sepadan dengan investasi yang dikeluarkan.
Pimpinan AV-Comparatives memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian ESET:
“ESET PROTECT Enterprise Cloud berhasil mencapai status Certified Leader [dalam Uji EPR 2026]. Produk ini berhasil mencegah sebagian besar skenario serangan sejak tahap paling awal dan menghentikan sisa skenario sebelum sempat merambah lebih dalam ke dalam jaringan, semuanya tanpa biaya akurasi operasional tambahan,” ujar Andreas Clementi, Pendiri & CEO AV-Comparatives. “Keseimbangan antara perlindungan menyeluruh dan pengalaman pengguna yang bersih adalah hal yang kami cari dalam produk bersertifikat.”
Baca juga: Pacar AI Curi Data Intim
Kerangka Kerja MITRE ATT&CK sebagai Tolok Ukur
Dalam pengujian tahun ini, AV-Comparatives menggunakan skenario serangan yang berlandaskan pada MITRE ATT&CK Enterprise Framework, kerangka kerja terbuka yang dianggap sebagai standar terbaik untuk memahami dan mengkomunikasikan cara kerja serangan siber.
Evaluasi tahun 2026 ini melibatkan 50 skenario serangan target, di mana masing-masing skenario dibagi menjadi tiga fase berbeda:
- Pencegahan (Prevent / Phase 1 – Compromise and Foothold): Titik awal di mana penyerang berupaya melakukan kompromi awal dan membangun pijakan di sistem korban. Di tahap ini, ESET PROTECT berhasil mendeteksi 98% upaya serangan dan aktif mencegah 96% serangan sejak dini (meningkat dari 90% pada tahun sebelumnya).
- Propagasi Internal (Internal Propagation / Phase 2): Tahap di mana ancaman berupaya menyebar ke bagian jaringan lain. ESET PROTECT mencetak tingkat keberhasilan 100% (berhasil mendeteksi dan mencegah seluruh propagasi internal di ke-50 skenario).
- Pelanggaran Aset (Asset Breach / Phase 3): Fase akhir eksploitasi sistem.
Akurasi Tinggi Tanpa Penalti Kinerja
Salah satu metrik penting yang disorot dalam pengujian ini adalah akurasi operasional. ESET tidak mencatatkan biaya akurasi operasional tambahan, artinya tidak ada false positives (deteksi palsu) atau penalti akibat pemblokiran berlebihan (over-blocking).
Dengan peningkatan dari versi 6.3 ke versi 7.1, skor kemampuan gabungan (Combined Capability) ESET naik dari 98% menjadi 99%. Hal ini membuktikan bahwa perlindungan tingkat tinggi dapat berjalan selaras dengan kenyamanan operasional sistem IT perusahaan.
Baca juga: Email Phising Berisi Quishing
Tantangan Keamanan Siber Berikutnya
Meskipun pengujian laboratorium memberikan potret performa produk di masa kini, lanskap ancaman siber terus bergerak dinamis. Organisasi di masa depan harus menghadapi berbagai tantangan yang saling terhubung:
- Kekurangan Talenta Keamanan Siber: Berdasarkan survei global, mayoritas organisasi masih menghadapi tantangan kekurangan staf IT dan keamanan.
- Kompleksitas Manajemen Awan dan Entitas Non-Manusia: Peningkatan penggunaan kecerdasan buatan (AI) dan entitas digital menuntut arsitektur keamanan yang terpadu.
- Kebutuhan Layanan MDR (Managed Detection and Response) yang Terjangkau: Perlindungan endpoint saja tidak cukup. Kehadiran layanan MDR yang dapat diakses oleh organisasi skala kecil hingga menengah menjadi kunci untuk menghadirkan keahlian pemantauan keamanan sepanjang waktu (24/7).
Mitigasi Keamanan Perusahaan Berdasarkan Standar Industri
Untuk memperkuat ketahanan siber organisasi Anda di tengah lanskap ancaman yang terus berkembang, terapkan 8 langkah mitigasi keamanan berikut:
- Gunakan Solusi Endpoint Bersertifikat: Pilih produk keamanan endpoint yang teruji secara independen oleh lembaga kredibel seperti AV-Comparatives guna menjamin efektivitas perlindungan.
- Terapkan Pendekatan Pencegahan Dini: Prioritaskan solusi keamanan yang mampu menghentikan ancaman pada fase awal kompromi (foothold) sebelum menyebar ke jaringan internal.
- Manfaatkan Layanan Managed Detection and Response (MDR): Jika organisasi Anda memiliki keterbatasan tim internal, adopsi layanan MDR untuk pemantauan ancaman secara profesional sepanjang waktu.
- Tingkatkan Kesadaran Keamanan Karyawan: Mengingat karyawan sering menjadi target utama serangan, adakan pelatihan kesadaran siber secara rutin sesuai standar regulasi dan asuransi.
- Lakukan Audit Arsitektur Keamanan Berbasis Kerangka Kerja: Gunakan kerangka kerja global seperti MITRE ATT&CK untuk memetakan potensi kelemahan dan celah pada infrastruktur IT Anda.
- Pastikan Kepatuhan Regulasi (Compliance): Penuhi standar regulasi perlindungan data dan keamanan yang berlaku (seperti GDPR, HIPAA, atau standar industri lokal) untuk membangun ketahanan hukum dan operasional.
- Siapkan Polis Asuransi Siber: Pertimbangkan perlindungan finansial melalui asuransi siber yang kini kerap menjadi prasyarat wajib di berbagai sektor teregulasi.
- Evaluasi Solusi Keamanan Secara Berkala: Lakukan peninjauan berkala terhadap performa produk keamanan yang digunakan untuk memastikan kesiapan menghadapi ancaman siber di masa depan.
Baca artikel lainnya:
- Tantangan Etika dan Tata Kelola AI Siber
- Tanda-Tanda Akun Facebook Anda Telah Diretas
- 6 Risiko Tersembunyi Password Manager
- AI Ubah Phising Jadi Spear Phishing Massal
- Risiko Fans K-Pop Serangan Malware KakaoTalk
- Email Phising Menyamar Balasan
- Email Phising Eksploitasi ChatGPT
- Evolusi Email Phising Tak Pernah Berhenti
- Serangan Baru Email Phising Ancam Dunia Usaha
- Kualitas Email Phising Terus Meningkat
Sumber berita:
