Rusia dan Amerika Bersaing Debut Film di Luar Angkasa Tom Cruise Ambil Bagian

Digitalmania – Rusia dan Amerika selalu menjadi seteru dalam hal apa pun, mereka merupakan rival sejati satu sama lain sejak perang dingin. Episode kali ini mereka berebut tempat pertama negara yang pertama kali membuat film di luar angkasa.

Menurut pernyataan badan antariksa Rusia Roscosmos, Rusia ingin menjadi negara pertama di dunia yang membuat film di luar angkasa.

Studio Yellow, Black and White, salah satu studio produksi terbesar di Rusia, berada di balik upaya tersebut, menurut berita tersebut.

“Plotnya akan mencakup penerbangan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) yang dijadwalkan pada musim gugur 2021 dengan pesawat ruang angkasa berawak Soyuz MS Rusia,” ungkap jubir dari Roscosmos.

Sebagian besar logistik seputar film tersebut masih dibahas, termasuk nama filmnya, pemerannya, plotnya sendiri, dan bagaimana tepatnya mereka akan membuat film di luar angkasa.

Roscosmos tidak bertele-tele dalam hal tujuan film.

“Film ini bertujuan untuk mempopulerkan aktivitas luar angkasa Rusia, serta mengagungkan profesi kosmonot,” jelas mereka lagi.

Sementara, Tom Cruise secara resmi mengikuti perlombaan internasional untuk menjadi bintang film pertama yang membuat film di luar angkasa.

Kabar tersebut muncul setelah Hollywood A-lister Tom Cruise dikabarkan bermitra dengan SpaceX untuk membuat film aksi di luar angkasa.

β€œNASA sangat bersemangat untuk bekerja dengan Tom Cruise dalam sebuah film di Stasiun Luar Angkasa,” tweet administrator NASA Jim Bridenstine.

“Pasti menyenangkan!” CEO SpaceX Elon Musk membalas.

Kedua negara meruakan negara super power, mereka menguasai teknologi dan telah berhasil menjelajah luar angkasa hingga ke bulan, mari kita saksikan bersama siapa pemenangnya kali ini. Digitalmania. AN.