Virtualisasi Mac Rentan Hak Akses Dieksploitasi

Image credit: Magnific

Virtualisasi Mac Rentan Hak Akses Dieksploitasi – Sebuah kerentanan keamanan ditemukan pada aplikasi virtualisasi Parallels Desktop for Mac, yang memungkinkan akun pengguna lokal biasa untuk menjalankan kode sebagai root, tingkat akses tertinggi pada sistem operasi macOS.

Temuan ini diungkapkan oleh tim peneliti kerentanan siber, dan dilacak dengan pengenal CVE-2026-90894 serta diberi skor tingkat keparahan 7.8 dari 10.

Parallels Desktop dikenal luas sebagai perangkat lunak untuk menjalankan sistem operasi Windows dan Linux di dalam mesin virtual pada komputer Mac.

Namun, celah ini berada pada sisi sistem Mac itu sendiri (bukan di dalam mesin virtualnya), yang melibatkan layanan latar belakang bernama prl_disp_service yang berjalan sebagai root untuk menangani konfigurasi jaringan inang dan pengelolaan berkas virtual.

Baca juga: Mengenal Security as a Service (SECaaS)

Anatomi Celah dan Mekanisme Eksploitasi

Menurut analisis, kerentanan yang dijuluki ParaShells ini muncul akibat kombinasi dari beberapa kelemahan arsitektural pada penanganan soket dan perintah pemasangan:

1. Soket yang Terbuka Lebar.

Pada versi yang diuji, soket tempat layanan mendengarkan perintah bersifat dapat ditulis oleh siapa saja (world-writable), sehingga program apa pun di Mac dapat terhubung ke sana tanpa memerlukan tanda tangan kode Parallels atau hak akses administrator.

2. Manipulasi Perintah Tar.

Saat memasang suatu komponen atau alat virtual, layanan tersebut menyusun perintah ekstrak sebagai satu baris teks menggunakan tar -xf “%1” -C “%2”, lalu memecahnya kembali.

Karena pemanggil dapat memilih direktori tujuan, penggunaan tanda kutip ganda yang disengaja dapat menutup fungsi kutipan lebih awal.

3. Eksekusi Kompresi Berbahaya.

Peneliti memanfaatkan opsi –use-compress-program untuk memaksa utilitas tar menyerahkan arsip ke program lain terlebih dahulu. Karena tar berjalan dengan hak akses root, program seludupan tersebut turut tereksekusi sebagai root, yang kemudian dimanfaatkan untuk menulis aturan sudo tanpa sandi dan membuka cangkang kendali root.

Eksploitasi ini tidak memerlukan mesin virtual yang sedang aktif berjalan. Cukup berbekal akses akun lokal dengan hak istimewa rendah, seperti:

  • Skrip pemasangan npm yang disusupi.
  • Formula Homebrew berbahaya.
  • Akun lab bersama yang lemah.

Dengan memanfaatkan kerentanan ini penyerang dapat memicu celah dan mengeksploitasinya.

Baca juga: Memahami dan Mengelola Shadow IT di Era Digital

Solusi dan Tantangan Pengguna Mac Intel

Pihak pengembang telah merilis perbaikan melalui versi Parallels Desktop 27, di mana versi 27.0.1 (build 58670) yang dirilis pada 1 September 2026 telah menutup celah keamanan tersebut.

Kendati demikian, pembaruan ini memicu kendala besar bagi sebagian pengguna:

  • Penghentian Dukungan Mac Intel: Parallels Desktop 27 membutuhkan komputer Mac berbasis chip Apple Silicon dan macOS Sonoma 14.7 atau lebih baru. Perangkat berbasis Intel tidak dapat memasang versi 27 karena penyesuaian arsitektur dari Apple.
  • Status Pengguna Intel: Pengguna Mac Intel diarahkan untuk tetap berada di jalur versi 26 (dengan rilis terbaru build 26.4.2). Berdasarkan catatan JFrog, jalur versi 26 tidak memiliki perbaikan terhadap kerentanan ekstraksi tersebut, dan pihak Parallels belum memberikan kepastian apakah perbaikan akan dibawa ke versi 26.

Cara Memeriksa Kerentanan dan Langkah Mitigasi

Administrator atau pemilik perangkat dapat menjalankan dua perintah berikut melalui Terminal untuk memeriksa status versi dan keamanan soket pada perangkat mereka:

Bash

defaults read “/Applications/Parallels Desktop.app/Contents/Info” CFBundleShortVersionString

ls -l /var/run/prl_disp_service.socket

Jika hasil pemeriksaan pada soket menunjukkan izin srwxrwxrwx pada versi di sekitar atau di bawah 26.4.0, sistem harus dianggap rentan. Langkah mitigasi yang disarankan meliputi:

  1. Segera pasang Parallels Desktop versi 27.0.1 atau yang lebih baru bagi pengguna perangkat berbasis Apple Silicon.
  2. Bagi pengguna Mac Intel yang harus bertahan di versi 26, batasi akses akun lokal secara ketat untuk mencegah masuknya kode asing atau pengguna yang tidak terverifikasi.
  3. Inventarisasi seluruh komputer Mac di lingkungan organisasi yang menjalankan Parallels Desktop untuk menghindari otomatisasi pembaruan mayor yang gagal terpasang pada perangkat Intel.




Baca juga: 




Sumber berita:

Prosperita IT News